Magnet Tetap sebagai Sumber Energi Terbaharukan
SEMINAR FISIKA
Magnet Tetap sebagai Sumber Energi Terbaharukan

Oleh:
YOSMAN SEMRY OSMAN
1501050039
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NUSA CENDANA
KUPANG
2017
HALAMAN PENYESAHAN
Karya ilmia ini
diajukan oleh:
Nama : Yosman
Semry Osman
Nim : 1501050039
Program Studi : Pendidikan
Fisika
Judul : Magnet
Tetap sebagai Sumber Energi Terbaharukan.
Telah di ajukan
dan diterima oleh Dosen Pembimbing sebagai persaratan untuk di jadikan bahan
seminar, pada program mata kulia seminar.
DOSEN
PEMBIMBING
Kupang,
Pembimbing 1
Kupang,
Pembimbing 2
Kupang,
Pembimbing 3
DAFTAR ISI
KOVER
LEMBAR PENYESAHAN
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
·
Latar Belakang
·
Rumusan massalah
·
Tujuan
·
Manfaat yang dicapai
dalam seminar ini.
·
Metode Studi Pustaka
yang Dilakukan
BAB 2 TELAAH PUSTAKA
·
Penggunaan Magnet
Permanen sebagai Energi Terbaharukan.
BAB 3 ANALISIS DAN SINTESIS
·
Motor dan
generator dari magnet permanen penemuan ShenHe Wang.
·
Generator magnet
permanen yang ditemukan oleh Ecklin-Brown.
·
Motor magnet permanen
yang ditemukan oleh Howard Johnson.
·
Motor magnet
permanen Stephen Kundel
·
Motor Magnet
George Soukup
·
Motor Magnet Permanen
Donald Kelly.
·
Metode Pembuatan
Motor Magnet Permanen Sederhana.
BAB 4 SIMPULAN DAN
REKOMENDASI
·
Kesimpulan
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Energi bebas (termasuk
magnet) sebenarnya telah hadir dan dimanfaatkan sejak awal peradaban, jauh
sebelum generator listrik dan motor berbahan bakar hadir. Manusia memanfaatkan
energi bebas di alam sebagai mesin mereka, misalnya pelaut menyeberangi lautan
luas hanya menggunakan tenaga angin, dan menggunakan kincir angin dan kincir air
untuk membantu proses produksi. Akan tetapi satu-dua abad yang lalu manusia
menadi bergantung kepada bahan bakar fosil seperti minyak, batu bara, dan gas
alam untuk menghasilkan listrik. Ketika sumber BBM itu mulai menipis (terlihat
dari harganya yang menaik dratis), manusia kembali ke pembangkit energi alami
yang murah bahkan gratis.
Manusia sangat mengenal
teknologi energi bebas terbarukan seperti sel surya, turbin angin, PLTA, dan
pompa panas geomthermal. Sudah saatnya energi bebas jenis baru lainya ditambahkan,
yaitu magnet, PLTMn, pembangkil listrik tenaga magnet. Konsep PLTMn tampa bahan
bakas ini sebenarnya telah berumur lebih dari 100 tahun dan disiplin ilmu ini
adalah kawasan milik Begawan listrik, Nikola Tesla, Wesley Gary (1874) adalah
orang pertama yang memberikan ide bahwa magnet dapat menggerakan motor, tetapi
saat itu masih tidak praktis. Hans Coler (1925) mendapatkan listrik menggunakan
motor magnetik ketika bekerja sebagai tentara Jerman pada Perang Dunia II.
Keuntungan PLTMn
adalah:
1) Sumber
aliran listrik gratis, ajeg, dan stabil;
2) Ramah
lingkungan, tidak menimbulkan emisi gas dan kimia berbahaya, dan tidak
menghasilk panas lebih;
3) Dapat
dioperasikan pada kondisi cuaca apapun, sangat dingin atau sangat sangat panas
baik di dalam ataupun di luar ruangan.
4) Bentuknya
yang kecil dan murah dangan bahan-bahan yang
ditemukan dimana-mana.
5) Hampir
tidak memerlukan perawatan, bila ada biaya perawatan murah.
1.2
Rumusan
Masalah
1.
Apa kegunaan magnet
sebagai energi terbaharukan?
2.
Siapakah yang menemukan
kegunaan magnet sebagai energi terbaharukan? Dan bagaimana model alat yang dirakit
oleh beberapa penemuan itu dalam pembuatan magnet sebagai energi terbaharukan?
3.
Bagaimana cara membuat
motor magnet sederhana yang bisa digunakan untuk menghasilkan energi terbaharukan?
1.3
Tujuan
1.
Menjelaskan kegunan
magnet sebagai energi terbaharukan!
2.
Menjelaskan beberapa
penemuan tentang kegunaan magnet sebagai energi terbaharukan dan model alat
yang dibuat sebagai alat penghasil energi terbaharukan.
3.
dapat merakit motor magnet
sederhana yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi.
1.4
Manfaat
yang dicapai dalam seminar ini.
1.
Memperkenalkan metode pembuatan instrumen pembakit
listrik tenaga magnet sebagai sumber energi bebas
terbaharukan
yang ramah lingkungan atau bebas polusi.
2.
Mengurangi kegunaan
bahan bakar yang mengakibatkan berbagai massalah lingkungan dengan menyembangkan penggunaan
sumber energi dari magnet permanen.
1.5
Metode
Studi Pustaka yang Dilakukan
Studi pustaka
yang dilakukan oleh penulis, berdasarkan telaah dari buku Pravtical Guide to ‘Free-Energy’ Devices, penulisnya Patrick J. Kelly dan
buku FISIKA prinsip dan Aplikasi,
pengarangnya Douglas Giancoli.
BAB 2
TELAAH PUSTAKA
2.1
Penggunaan
Magnet Permanen sebagai Energi Terbaharukan.
Cara
kerja generator magnet menghasilkkan listrik sama dengan turbin listrik. Sebuah
rotor besi dililit kawat tembaga,kemudian diputar dalam medan magnet guna
menghasilkan aliran elektron ajeg dan terus menerus. Bedanya adalah semula
turbin listrik diputar menggunakan bahan bakar fosil/gas/uap dll. Untuk
menggerakan rotor dalam hal ini medan magnet menggerakan rotor. Seperti yang
diketahui magnet memiliki kutub utara dan kutub selatan, magnet dengan kutub
yang sama akan saling tolak-menolak, dan kutub berlawanan akan saling tarik-menarik.
Dalam PLTMn, dorongan dan tarikan kutub magnet akan membuat rotor tetap
bergerak hingga menghasilkan listrik bebas yang dapat disimpan dalam baterai.
Gesekan udara dan friksi akan menurunkan putaran rotor, tetapi sekali laju
rotasi turun di bawah titik tertentu, motor listrik akan masuk ke sistem
sehingga laju rotor pulih kembali, karena ada bantuan energi yang tersimpan
dalam baterai.

Contoh:
·
Motor magnet permanen
buatan Howard Johnson (paten AS No. 4.151431 [1979]; 4.877.983 [1989]; dan
5.402.021[1995])
·
Generator EBM 720 (Energy
By Motion, Free Energy Magnetic Power Plant) 15 kw(sellable energy) seberat
15.000 kg buatan Budapest (Hongaria) dibangun tahun 2000 dengan medan
electromagnet sebagai ‘bahan bakar’ (2 sen USD/kWh). Penelitian serupa
dekembangkan pula di Toronto, London, dan Houston, dan masing-masing meneliti
berbagai aspek terutama keluaran listrik dan panasnya.
·
Demo motor listrik
menggunkan magnet permanen.
·
Demo proyek penyiapan motor
menggunakan 2 potongan magnet permanen Nd penambahan beberaka potongan magnet
permanen kuat akan menambah daya motor tenaga listrik, sehingga dapat
menggerakan koil/roda lebih cepat dengan arus yang tetap.
·
Motor magner permanen
HoJo
·
Generator magnet permanen
rotor pisah rpm rendah 30 kW
·
Uji Generator magnet
permanen 10 kW, 1088 rpm.
·
Generator magnet
rumahan (kecil,besar /39 kW), dll
Peneliti
Pakistan Wasif Kahloon (2013/2014) juga mencoba membuat purwarupa mesin PLTMn
dengan menggunakan butir-butir magnet guna memproduksi energy bebas yang
ternyata menghasilkan daya 3.5 kWatt (melistrikan 2 elemen pemanas, fan besar,
dan beberapa lampu) tanpa sumber apapun kecuali magner didalamnya. Teknologi
itu akan dipasarkan ke personal, industri, dan public guna menghasilkan energy
listrik dan mekanik.

Gambar 2.2 PLTMn menggunakan
magnet-magnet butiran.
Laboratorium Micasa
(Swiss) melakukan riset dengan memanfaatkan PLTMn yang terdiri atas 6 set
magnet Nd (neodymium) yang baru mampu menerbangkan karpet seberat 2,4 kg hingga
setinggi 7 cm. Percobaan berikunya diharapkan mampu menerbangkan beban 10 kg
setinggi 20 cm. Bila hal itu dilakukan serius, ia akan menjadi cikal-bakal karpet aladin di masa depan.

Gambat 2.3 karpet terbang dengan 6
set magnet Neodymium
Magnet
Nd (Neodymium, juga dikenal sebagai NdFeB atau Neo Magnet), jenis magnet logam
tanah jarang (logam yang termasuk LTJ adalah Y,La, Ce, Pr, Nd, Gd, Sm, Eu, Dy,
dll. yang banyak ditemukan di Bangka) adalah magnet permanen terkuat (tersedia
di pasar) yang terbuat dari paduan logam Neodimium, Besi, dan Boron dengan
membentuk struktur kristal tetragonal Nd2Fe14B. Proses
pembuatannya melalui teknik metalurgi serbuk, pemadatan cepat/ isotropic pressing lalu sintering -1000
tanpa oksigen). Sesudah itu, produk jadi
dilapisi nikel guna mencegah korosi. Logam LTJ lainnya, pr juga dapat dubuat
magnet permanen Ferrite, Pr2Fe14B;
magnet yang lebih murah dan cukup kuat sedang diupayakan pula.

Gambar 2.4 dadu magnet Neodinium
Muammer
Yildiz (peneliti Turki) tahun 2013 menunjukan hasil litbangnya di Jenewa,
Swiss, yaitu pemanfaatan magnet sebagai sumber daya/motor (PLTMn). Motor magnet
yang berisi 1200 butir magnet itu dibiarkan berputar 4.5 jam (rencananya 5
hari, tetapi motor dihentikan, karena ada suara berisik, dan ternyata ada 4
butir magnet rusak). PLTMn ini menghasilkan 5kW.

Gambar 2.5 PLTMn oleh Muammer Yildiz
Jan
2015 generator 5 kW buatan Yildiz dilepas ke konsumen dari pusat distribusi di
Turki (Kantor Pusat), Italia,dan Jerman dengan harga 15.000 Euro (termasuk
VAT). HMSB (perusahaan Yisiz) memproduksi awal sekitar 2000 unit (220 V, 25 A)
yang berupa dua jenis produk, 1) generator listrik, 2)generator daya pada laju
dan torsi beda(PTO). Tersedia 15 produk dari 7HP (5,2 Kw) hingga 3,3 MW. Gambar
2.6 adalah Bell-1(Belluno-1 versi italia) dengan daya 5,2 kW. Beberapa kalangan
mulai percaya pada teknologi PLTMn ini dan mulai digunakan.

gambar
2.6 PLTMn Bell-1(Belluno-1
versi italia) dengan daya 5,2 kW
Sebulumnya,
purwarupa PLTMn 7kW semacam itu telah dibuat oleh Troy Reed (Tulsa, Oklahoma
(AS), dan telah dipasang di mobil (AS) yang menggunakan jasa tenaga magnet saja
sebagai ‘bahan bakar’ penggerak mobil (tidak ada BBM/gas/lainnya). Mobil
bermotor magnet itu disebut SURGE yang dapat melaju hingga 137 km/jam.
Insinyur
Spanyol DA Romero mengembangkan dan mematenkan PLTMn Omega RF5000 berdasarkan
resonansi Magnetik Elekto temuan Nikola Tesla sejak 17 tahun lalu. Kemudian,
PLTMn 1MW dibuat oleh perusahaan Belgia TechnoKontrol (TK). Daya listrik 1000kW
tersebut diperoleh dari magnet permanen yang dapat beroperasi nyaris senyap
selama 50 tahun secara ajeg dengan perawatan sangat minim di lingkungan apapun
dan lokasi di mana saja.
PLTMn
tersebut dapat diturunkan dayanya ke 30 kW atau 20 kW sesuai kebutuhan dan dana
anda. Selanjutnya, TechnoKontrol memproduksi versi lanjut TK Omega RF5000
dengan nama TK Orion AMGPP (TK orion Advanced Magnetic Generator Power Plant).
Kesuksesan teknologi ini menyebabkan banyak fihak ingin menghadangnya masuk ke
dunia komersial.

Gambar 2.7 PLTMn TK Omega RF5000 1 MW
Perusahaan
Platinum invests Group, kantor Pusat di Spanyol yang berkalaborasi dengan
Universitas Pernik, Bulgaria, dan Institusi terkait lainnya dalam industri
energi telah melakukan litbang membuat PLTMn Palladium (hanya nama, bukan unsur
dalam sistem periodik) berbagai daya dan disertai daftar harga sesui daya (mis.
Palladium-30, 3 kW/j. 220V, harga 18.000 Euro). PLTMn ini bekerja terus-menerus
menghasilkan listrik (22/7) yang dikelola oleh peralatan kendali mandiri,
sehingga dapat mengungguli PLTB dan PLTS yang kadangkala produksi listrik
mereka naik/turun menuruti lingkungan pendukungnya. PLTMn ini dapat digunakan
menggerakan rodo kendaraan atau mesin pesawat.
Perusaan
Unison, Jacksonvolle, Fl, AS (anak perusaan GE, 30th berpengalaman
di industri pesawat terbang) adalah juga salah satu pemasok PLTMn untuk
industri pesawat komersial/sipil dan militer (rotor dan stator F100 untuk F15
Eagle dan Falcon) dengan daya 3-250 kW.
General
Motors (GM), produsen otomotif di white Marsh, maryland, AS pertama kali membuat
motor listrik sendiri berdaya 85 kW (114) dengan memanfaatkan magnet tetap yang
digunakan dalam mobil Chevrolet Spark EV (2013) sebagai penggerak mobil. Saat
ini motor listrik tersebut digunakan sebagai bagian dari sistem propulsi pada 9
mobil lainnya, di antaranya: chev, Volt, Chev, Malibu Eco, Chev. Silverado
Hybrid, Buick Lacrosse eAssist, Buick Regal eAssist, GMC Sierra Hybrid, GMC
Yukon dan Yukon Denali Hybrid, dan Cadillac Escalade Hybrid. GM memfokuskan
diri mengembangkan motor magnet permanen dan motor induksi untuk berbagai
keperluan.
Peneliti
Perancis Naudin (1999) memanfaatkan magnet guna menghasilkan listrik sekitar 24
Watt (3.5 Volt, 7 A DC) yang mampu secara mandiri bergerak ajeg. Rancangannya
disebut Mini-Romag Generator. Generator ini perlu dipancing awal selama 42
detik pada putaran 2100 rpm, setelah itu motor dimatikan dan energi listrik
yang dihasilkan dapat digunakan.

gambar 2.8 mini-Romag Generator
Bila pengendaara
mobil masih ingin menggunakan BBM, penempatan 4 nano magnet (yang disebut si
pembuat sebagai quantum vehicle power magnets) di titik-titik tertentu (di
kutub positif dan negatif pada aki, dimana saja pada blok mesin) dapat menaikan
kinerja mobil (menjadi turbo). Nano magnet itu berfungsi mengatur pengeluaran
BB secara harmonis sehingga dapat menhemat BB dan menaikan akselerasi mobil.
BAB 3
ANALISIS DAN SINTESIS
Beberapa penemuan energi terbaharukan yang membahas
tentang motor dan generator dari magnet permanen sebagai sebagai sumber energi
terbaharukan. Pembahasan ini menyenai metode pembuatan motor dan generator yang
ditemukan oleh beberapa ahli.
a)
Motor dan
generator dari magnet permanen penemuan ShenHe Wang.
ShenHe Wang, telah merancang dan
membangun sebuah generator listrik berkapasitas 5 kilowatt. Generator ini
bertenaga magnet permanen dan tidak menggunakan bahan bakar untuk
mengoperasikannya. Melainkan mengoperasikan menggunakan partikel magnetik
tersuspensi dalam cairan.

Gambar diatas adalah gambar
seorang pria China, ShenHe Wang, yang telah merancang dan membangun sebuah
pembangkit listrik berkapasitas lima kilowatt. Generator ini bertenaga magnet permanen
sehingga tidak menggunakan bahan bakar untuk mengoperasikannya. Generator ini menggunakan partikel
magnetik yang tersuspensi dalam cairan. Seharusnya dipamerkan di Shanghai World
Expo mulai tanggal
1 Mei 2010 sampai 31 Oktober 2010 namun pemerintah China melangkah masuk dan
tidak mengizinkannya. Sebagai gantinya, mereka mengizinkannya menunjukkan versi
ukuran jam tangan yang menunjukkan bahwa desain itu dapat beroperasional tapi tidak
berguna dalam pembangkit listrik:

Komponen utama generator listrik bertenaga magnet oleh wang antara
lain:
1.
mangkuk berisi
cairan getar
2.
Stool berkaki 4
yang berfungsi sebagai roda yang tidak seimbang.
3.
Roda yang tidak
seimbang berisi cairan peredam getaran dan satu magnet permanen
4.
Poros rotasi
bagian dalam dengan sebuah cakram bermagnet permanen
5.
Lapisan luar
silinder bermagnet permanen
6.
Bahan perisai magnetik
7.
On dan off
control melalui gangguan medan magnet dengan menggunakan bahan perisai.
Diagram konsep (tidak berskala)
1.
Mangkuk dengan
cairan getar.
·
Sebuah
benda(stool) berkaki empat diletakkan di atas semangkuk air
·
Misalkan 4 orang
memberikan gaya dengan tangan kanan pada
keempat ujung kaki stool.
·
Air, cangkir,
dan stool akan berputar searah jarum jam dan 4 orang itu akan bergerak.
·
Ketika
menggunakan tangan kiri, rotasi akan berlawanan arah jarum jam.

Mangkuk
berisi cairan getar (2)
·
Percobaan ini
bisa diulang. Tapi tidak ada penjelasan logis yang jelas.
·
Konsep ini hanya digunakan pada perangkat
Wang.
·
Cairan getar mengandung 3-8 serbuk metalik
yang tersuspensi dalam cairan.
·
Bila mangkuk berisi cairan ini ditempatkan di
medan magnet, bedak metalik akan bergerak, menghasilkan gerakan melingkar.
·
Akan ada
interaksi dengan medan magnet dan ekstraksi energi.

2.
Stool berkaki 4
yang berfungsi sebagai roda yang tidak seimbang.
·
Keempat tangkai
seimbang di letakan diatas mangkuk.
·
Keempat kaki
tersebut membengkok ke bawah dan ujungnya tergantung.
·
Ketika cairan
dalam mangkuk berputar, stool berkaki 4 juga ikut berputar.
·
Stool tersebut
di hubungkan ke poros berputar menggunakan sekrup.
·
Gerakan rotasi
semakin cepat dan menyebabkan roda tidak seimbang ikut berputar.

3.
Roda yang tidak
seimbang berisi cairan peredam getaran dan satu magnet permanen
Roda tidak
seimbang dapat dijelaskan sebagai berikut:
·
Sebagai gantinya
berosilasi, ia berputar.
·
terhubung ke
poros rotasi bagian dalam.
·
Sebua magnet
permanen diletakan dalamnya seperti pada gambar, yang berfunsi sebagai sumber
momen gaya utama sistem berotasi terus menerus (gerakannya seperti bandul
yang yang melambat dan dipercepatan).
·
Berisi cairan
peredam yang digunakan untuk menahan geratan.



4.
Poros rotasi
bagian dalam dengan sebuah cakram bermagnet permanen
·
Roda
takseimbangan yang berputar menyebabkan poros bagian dalam berputar dengan
seperti bandul yang bergetar (melambat dan dipercepat).
·
Rotasi ini
selanjutnya akan menyebabkan disk yang berisi magnet permanen ikut berputar.
·
Magnet permanen
semua membuka kutub N ke kutub luar (terlindung dari tiang)
·
Magnet ini akan
berinteraksi dengan magnet di silinder luar stasioner.


5.
Bagian luar
piringan dengan magnet permanen.
·
Bagian luar
piringan mempunyai kutub utara mangnet yang terbuka.
·
Gaya tolak
menolak antara kutub utara bagian luar
piringan dengan bagian dalam piringan menyebabkan sistem berotasi, jadi
memperoleh energi.
·
Bahan perisai
magnetik digunakan untuk mengatur sistem berotasi dalam satu arah. Dengan
adanya perisai gaya tolak menolak antara kutub utara tidak menghambat rotasi.
•




6.
Bahan perisai
magnetik.
·
Digunkan untuk mengubah orientasi medan magnet.
·
Digunakan untuk
melindungi kutub selatan, mengurangi perlambatan, mengatur on dan off melalui
dengan memanfaatkan medan magnet.
b)
Generator magnet
permanen yang ditemukan oleh Ecklin-Brown.
John W. Ecklin
diberi Paten AS Nomor 3.879.622 pada tanggal 29 Maret 1974. Paten ini untuk
generator motor magnet / listrik yang menghasilkan keluaran lebih besar dari
pada masukan yang diperlukan untuk menjalankannya. Ada dua gaya operasi.
Ilustrasi utama untuk yang pertama adalah:
Ide
cerdas yang digunakan disini adalah mengggunaan motor berdaya rendah untuk
untuk menggerakan perisai magnetik dengan cara menutupi gaya tarik menarik
antara dua magnet. Hal ini menyebabkan
medan magnet yang berubah ubah (gaya tarik menarik dan tolak menolak) digunakan
untuk menggerakan generator.
Pada
diagram diatas, motor pada titik ‘A’ memutar batang dan perisai pada titik ‘B’.
logam perisai itu berbentuk persegi panjang ketika terbuka akan membentuk garis
gaya magnet yang sangat konduktif, pada saat perissai magnet sejajar dengan
ujung magnet perisai magnet ini secara efektif mematikan medan magnet di titik
‘C’. Pada titik ‘C’ terhubung dengan pegas, jadi ketika magnet kanan
terlindungi dan megnet kiri terbuka titik ‘C’ akan tertarik ke kiri dan ketika
magnet kanan terbuka dan magnet kiri terlindungi titik ‘C’ akan bergerak ke
kanan. Gerakan osilasi ini dihubungkan dengan titik ‘D’ dan digunakan untuk
menyalakan generator.
Daya
yang digunakan motor untuk memutar perisai magnetik relatif kecil, diklaim
bahwa output oleh generator jauh melebihi input sehingga dapat digunakan untuk
menyalakan motor yang memutar perisai magnetik itu.
Metode kedua
untuk mengeksploitasi gagasannya itu di tunjukan dalam paten sebagai berikut:

Di sini, ide
perisai yang sama digunakan untuk menghasilkan gerakan reciprocating yang
kemudian diubah menjadi dua gerakan rotary untuk menggerakkan dua generator.
Sepasang magnet 'A' ditempatkan di perumahan dan saling menempel satu sama lain
oleh dua pegas. Ketika pegas
meregang maksimum,
gaya tolak magnet tersebut
tepat dihapus dengan
perisai magnetik 'B'. Ketika sebuah motor listrik kecil (tidak ditunjukkan
dalam diagram) memindahkan perisai magnetik keluar, kedua magnet tersebut
memiliki gaya tolak menolak antara
satu dengan yang lain karena
kutub utara mereka saling berdekatan. Ini memampatkan pegas dan melalui
keterkaitan pada 'C' mereka memutar dua poros untuk menghasilkan daya keluaran.
Modifikasi dari
ide ini adalah Generator Ecklin-Brown. Dalam susunan ini diatur sedemikian rupa
sehingga perisai magnetik yang bergerak memberikan output berupa listrik
langsung bukan berupa gerakan mekanis:

Di sini, susunan
perisai magnetik dan motor untuk menggerakan perisai digunakan sama seperti
sebelumnya, namun garis gaya magnetik dibuat
mengalir melalui bagian tengah. Batang di bagian tengah ini terbuat dari
keping-keping besi berlapis dan memiliki kumparan atau gulungan yang melilit di
sekitarnya.
Perangkat beroperasi sebagai
berikut:

Pada posisi yang
ditunjukkan pada gambar sebelah kiri, garis-garis medan magnet mengalir ke
bawah melalui kumparan pickup. Bila poros motor telah berputar sejauh sembilan
puluh derajat lagi, garis-garis medan magnet mengalir ke atas melalui kumparan
pickup seperti pada gambar sebelah kanan. Hal ini ditunjukkan oleh panah biru
pada diagram. Pembalikan fluks magnetik ini terjadi empat kali untuk satu kali
putaran poros motor.
Desain
Ecklin-Brown mengasumsikan bahwa
motor
listrik digunakan untuk memutar logam perisai magnet, sepertinya tidak ada
alasan mengapa rotasi tidak dilakukan pada motor magnet permanen.
Dengan kumparan seperti itu, voltase yang
dihasilkan semakin besar seiring jumlah lilitan di kumparan semakin banyak.
Sedangkan pada arus semakin tebal kawat yang digunakan semakin besar arus yang
dihasilkan tanpa menimbulkan panas yang berlebihan.

Kita bisa
menggunakan magnet biasa atau set magnet di setiap ujung inti lurus sehingga
medan Magnet kuat mengalir melalui inti kumparan kita. Saat motor memutar dua lengan
penyaringan yang mereka lewati secara bergantian di antara magnet di salah satu
ujung inti dan kemudian magnet di ujung lain dari inti, menciptakan medan
magnet berfluktuasi yang melewati koil.
Gambar itu menunjukkan hanya satu
kumparan output, tapi ada dua kumparan:

Atau mungkin ada empat gulungan:

Kumparan dapat
dihubungkan secara paralel untuk meningkatkan arus keluaran, atau dapat
dihubungkan secara seri (dalam konfigurasi rantai) untuk meningkatkan tegangan
keluaran. Pada gambar menunjukkan perisai magnet yang terhubung langsung ke
poros penggerak.
Dengan poros
perisai yang terpisah, memungkinkan poros yang panjang dan kaku untuk digunakan
dan memungkinkan adanya kumparan dan magnet tambahan. Hasilnya dapat dilihat
seperti pada gambar dibawah ini:

c)
Motor magnet permanen
yang ditemukan oleh Howard Johnson.
Howard
membangun, mendemonstrasikan dan memperoleh paten AS 4.151.431 pada tanggal 24
April 1979, dari sebuah kantor paten yang sangat skeptis karena desain motor
magnet permanennya. Dia menggunakan magnet Kobalt / Samarium yang sangat kuat
dan sangat mahal untuk meningkatkan output daya dan menunjukkan prinsip motor
untuk majalah Ilmu Pengetahuan dan Mekanika spring 1980. bentuk motornya
ditunjukkan di sini:

Intinya dia
menggunakan fluks magnetis yang tidak seimbang pada motornya, sehingga
menghasilkan momen gaya(torsi) yang kontinu. Rotor magnet terdiri dari magnet
dan non-magnetik. Stator magnet ditempatkan di sebelah dalam silinder mu-metal.
Mu-metal sangat konduktif terhadap fluks magnetik. Dalam Paten tersebut ukuran
amatur adalah 3.125in. (79,4 mm) dan lebar statornya 1 in. (25,4 mm), dalamnya
0,25 in. (6 mm) dan panjang 4 inci (100 mm). Dalam paten tersebut juga menyatakan bahwa magnet rotor tidak
diatur dengan besar masing-masing sudut ketiganya 120 derajat namun sedikit
berbeda untuk memperlancar gaya magnet pada rotor. Untuk celah udara antara
rotor dan stator diatur dengan pertimbangan berikut: jika celahnya besar, frekuensi
arus semakin tinggi (kualitas arus halus) namun besar arusnya kecil. Jadi, celah
yang dipilih harus mempertimbangkan besarnya daya dan frekusensi yang
dihasilkan.
Howard mengangap
magnet permanen sebagai superkonduktor pada suhu kamar. Rupanya, ia melihat
bahan magnetik yang memiliki arah spin elektron secara acak sehingga besar
medan magnet mendekati nol sampai arah putaran(spin) elektron diselaraskan
dengan proses magnetisasi yang kemudian menciptakan medan magnet permanen di
keseluruhan bagian magnet, yang dikelola oleh aliran listrik superkonduktif.
Susunan magnet
ditunjukkan di sini, dengan celah antar-magnet yang ditaksirkan oleh paten
Howard pada gambar:




d)
Motor magnet
permanen Stephen Kundel
Desain motor
Stephen Kundel menggunakan
gerak osilasi sederhana untuk posisi magnet "stator" sehingga magnet memberikan gaya rotasi
terus menerus pada poros output:

Pada
gambar diatas, lengan kuning bernomor 38 berayunan ke kanan dan
kiri yang didorong oleh koil
solenoida 74. Tidak ada alasan jelas mengapa gerakan goyang ini tidak dapat
dicapai dengan hubungan mekanis yang terhubung ke poros keluaran yang berputar
10. Tiga lengan 20, 22 dan 24, diputar di titik atas, didorong ke posisi tengah
oleh pegas 34 dan 35. Magnet 50,
51 dan 52, dipindahkan oleh lengan ini, menyebabkan rotasi poros penggerak
output secara kontinu 10 Pergerakan magnet ini menghindari posisi di mana
magnet mencapai titik ekuilibrium dan mengunci ke posisi tunggal.

Gambar 2 dan 3
menunjukkan posisi magnet, dengan posisi Gambar 3 menunjukkan titik pada rotasi
poros output yang 180 derajat (setengah putaran) lebih jauh dari pada posisi
yang ditunjukkan pada Gambar 2.
Desain ini
tampaknya tidak menarik para
konstruktor meskipun ini
adalah salah satu motor magnet paling mudah untuk dikerjakan.
Tingkat daya output bisa sebesar yang kita
inginkan karena lapisan magnet tambahan bisa ditambahkan. Operasi ini sangat
sederhana dan bisa, mungkin, terlihat lebih mudah jika hanya satu lengan tuas
yang dipertimbangkan. Lengan tuas hanya memiliki dua posisi kerja. Dalam satu
posisi, ia bekerja pada satu set magnet rotor dan pada posisi kedua ia bekerja
pada rangkaian magnet rotor kedua. Jadi, kita akan melihat masing-masing set
secara bergantian. Ketika dua magnet di dekat
satu sama lain, satu tetap dalam posisi diam
dan
yang lainnya bebas bergerak seperti ini:

Magnet memiliki
daya tarik yang kuat satu sama lain karena kutub Utara dan Selatan saling
menarik. Namun, saat dua kutub selatan saling tolak, pergerakan magnet yang
mendekat tidak langsung di sepanjang panah hijau yang ditunjukkan namun awalnya
berada di arah yang ditunjukkan oleh panah merah. Situasi ini berlanjut dengan
magnet yang bergerak mendekati magnet yang tetap dan daya tarik di antara
mereka semakin kuat setiap saat. Tapi, situasinya segera berubah sehingga
magnet yang bergerak mencapai titik terdekatnya dengan magnet tetap. Momentum
mulai membawanya melewatinya, tapi pada saat itu arah tarikan antara magnet
mulai melawan arah gerakan dari magnet
yang bergerak:

Jika magnet
tetap tetap berada pada posisi itu, maka magnet yang bergerak akan berosilasi
sebentar dan berhenti secara langsung di sebelah
magnet tetap seperti ini:

Gaya
tarik antara kedua magnet sekarang sepenuhnya horisontal dan tidak ada gaya pada magnet bergerak
yang menyebabkannya bergerak. Stephen Kundel sangat menyadari hal ini, jadi dia
menggerakkan magnet "tetap" dengan cepat menjauh dari magnet gerak
sebelum tarikan kebalikannya memperlambat magnet gerak ke bawah. Dia
menggerakkan magnet tetap
ke samping dan meluncur ke posisi lain seperti ini:

Magnet tetap baru sekarang lebih
dekat ke magnet gerak dan memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadapnya.
Kutub magnet tetap baru
memiliki gaya tolak dengan kutub
magnet gerak yang menyebabkannya terdorong sangat kencang, dengan arah gerakan magnet gerak searah gerakannya. Eksterior gerak
bergerak sangat cepat sehingga bisa keluar dari jangkauan Magnet tetap dengan
cepat, pada saat yang sama,
magnet "tetap" stator dipindahkan kembali ke posisi semula dan dengan cara yang sama menggerakan magnet “gerak” yang menempel pada
rotor.
Operasi yang
sangat sederhana ini hanya memerlukan sedikit gaya untuk memindahkan magnet stator ke
samping antara kedua posisi itu,
sementara gaya antara magnet stator dan magnet rotor bisa tinggi, menghasilkan
daya rotasi yang cukup besar ke poros tempat cakram rotor dilekatkan.
Efisiensi sistem
semakin meningkat seiring ketika magnet stator
berada pada posisi pertama (yang
ditunjukkan, magnet "tetap")
magnet tetap kedua
melakukan gaya pada magnet gerak lain atau
pada magnet disk rotor berikutnya:

Untuk ini,
magnet yang dilekatkan pada cakram Rotor 2 harus diposisikan sedemikian rupa
sehingga arah medannya
adalah kebalikan dari yang menempel pada cakram Rotor 1. Stephen menggunakan
loudspeaker untuk menggoyang-goyangkan bilah horizontal tempat magnet stator
dipasang, mundur dan maju sebagai sebuah loudspeaker memiliki mekanisme yang
sudah terpasang di dalamnya. Motor magnet permanen Don Kelly juga menggunakan
gagasan sederhana untuk memindahkan magnet stator dari saat yang tepat.
e)
Motor Magnet
George Soukup
Ada sebuah video di web, yang
menunjukkan motor magnet yang dibangun dengan
bentuk "V" gaya penempatan magnet yang memiliki
dua set magnet permanen yang berjarak seperti ini:

Susunan
magnet permanen ini yaitu (kutub utara magnet
digambarkan
dengan warna biru dan kutub selatan magnet berwarna merah), bentuk ini memiliki titik kunci pada pertemuan
antara ujung susunan yang sempit dan unjung susunan yang lebar, ini adalah
titik yang menyebabkan berhentinya gerakan rotasi sistem.
Implementasi
yang ditunjukkan dalam video ini memiliki bentuk
susunan magnet V yang jaraknya agak jauh berbeda
seperti yang ditunjukkan di sini:

Bagian
lancip memiliki lebar celah antar magnet yang jauh lebih kecil di banding
dengan bagian lebar yang memiliki celah 4 kali lebi besar dari bagiaan lancip.
Kerangka
dari mesin ini sangat sederhana sekali, jarak anta kedua belas cincin dibuat sama besar yang
mana kutub utara dan kutub selatan di
buat berbeda di sepanjang garis panjangnya. Foto di bawah ini adalah
demonstrasi George yang memiliki duabelas rongga stator tetapi dalam
demonstrasinya dia hanya menggunakan 5 magnet batang stator.

Kerangka
mesin ini memiliki jarak
ruangan yang cukup besar untuk drum dan magnet.
bantalan poros
belakang dipasang di bagian belakang kerangka mesin:

Bagian depan
memiliki dua lembar akrilik, satu untuk menahan magnet batang yang di masukan lewat celah
dan satu untuk memberikan bantalan poros
depan:

Dalam
eksperimen ini susunan kelima batang magnet disusun secara tidak simetis dimana
lima magnet tersebut digunakan pada lubang secara berurutan dan sisanya
dibiarkan kosong.

f. Motor Magnet Permanen Dietmar Hohl
Jika Anda ingin membuat motor
sederhana jenis ini, informasi yang diberikan oleh Dietmar Hohl, yang
dikirimkan kepada saya oleh Jes Ascanius dari Denmark, menunjukkan kepada Anda
bagaimana caranya. Ia menggunakan magnet neodymium bulat berdiameter 20 mm
setebal 10 mm, ditumpuk berpasangan di stator tata letak ini:

Ini menunjukkan
susunan gerbang magnetik yang dibangun di atas potongan datar Medium-Density
Fibreboard setebal 30 mm. Lubang yang dibor di dalamnya berdiameter 20,1 mm dan
diposisikan untuk mengambil dua dari 10 mm magnet tebal yang ditumpuk
bersama-sama. Lubang dibor pada sudut 63 derajat ke horisontal atau 27 derajat
ke vertikal, tergantung cara Anda memilih untuk memikirkannya. Di satu sisi
papan, magnet yang dimasukkan memiliki kutub utara menghadap ke atas, sementara
di sisi lain papan, magnet dimasukkan dengan kutub selatan menghadap ke atas.
Dietmar menunjukkan enam lubang untuk mengambil baut atau sekrup untuk mengikat
bagian MDF ke papan atau meja yang lebih besar. Mereka tidak membentuk bagian
dari sistem magnetik dan dapat dihilangkan. Sebuah video dari satu versi dalam
beraksi dapat ditemukan di http://www.free-energy-info.tuks.nl/Vtrack.mpg.
Gerbang
beroperasi dengan menyebabkan setumpuk sepuluh magnet meluncur di sepanjang
jalur berbentuk V dan melewati dengan mulus melintasi persimpangan dengan set
magnet V-posisi berikutnya. Ada banyak V-set yang Anda inginkan dan tumpukan
magnet akan tetap bergulir. Ini adalah salah satu dari beberapa desain gerbang
magnetik yang menyesuaikan dengan operasi drum sebagai motor rotor.
Magnet
diposisikan pada sudut untuk menggunakan medan magnet di tepi magnet. Mereka
ditumpuk berpasangan untuk meningkatkan kekuatan mereka. Kekuatan motor
bergantung pada kekuatan magnet, seberapa dekat tumpukan magnet stator ke
magnet VF-track dan jumlah tumpukan magnet stator. Jika Anda memutuskan untuk
membangun salah satu motor ini, maka disarankan agar Anda membuat segalanya
lebih mudah bagi diri sendiri dengan menjaga kelengkungan tetap rendah,
menggunakan tiga atau empat Vs. Dengan dimensi Dietmar, drum 2-V berdiameter
216,5 mm (8.5 "), drum 3-V memiliki diameter 325 mm (12,8") dan drum
4-V dengan diameter 433 mm (17 ") dan dimensi tersebut mencakup strip 30 mm
(1 3/16 ") yang menahan magnet, sehingga diameter drum dalam masing-masing
30 mm dalam setiap kasus.
Saat membuat
drum motor, dimungkinkan untuk menggunakan bahan yang fleksibel untuk menahan
magnet. Hal ini memungkinkan strip diletakkan rata sementara lubangnya dibor,
lalu dilekatkan pada drum luar yang kaku dengan diameter lebih rendah 60 mm
daripada yang disebutkan di atas. Jes Acanius dari Denmark menunjukkan
bagaimana seekor jig dapat dibuat untuk membuat lubang pengeboran menjadi lebih
mudah:

Yang satu ini
memiliki panjang pipa tembaga yang disisipkan pada sudut yang benar, untuk
mengarahkan bor pada sudut yang tepat. Motor ini telah berhasil direplikasi
oleh Jes Ascanius dari Denmark yang menggunakan magnet 10 mm yang akan
digerakkan, dan lagi dengan magnet persegi yang didorong ke dalam lubang bundar
dan bahkan tidak miring dalam penerapan proof-of-concept ini yang hanya
membutuhkan satu jam untuk membangun menggunakan bahan bekas ke tangan, dan
yang berhasil

Dengan desain
Dietmar menggunakan angle magnet pasang, jumlah magnet yang dibutuhkan cukup
tinggi. Untuk satu V, ada 58 magnet. Untuk versi 2-V, 106 magnet. Untuk versi
3-V, 154 magnet dan untuk versi 4-V, 202 magnet jika hanya ada satu tumpukan
magnet stator, jadi sepuluh magnet ekstra perlu ditambahkan ke hitungan untuk
setiap tumpukan magnet sepuluh magnet stator tambahan. . Daya motor cenderung
meningkat saat diameternya meningkat saat lengan tuas yang magnetnya harus
memutar drumnya, meningkat - dua kali lipat diameternya hingga (hampir)
menggandakan kekuatan.
f)
Motor
Magnet Permanen Donald Kelly.
Pada tahun 1979,
Mr Kelly diberi hak paten pada desain motor magnet permanen. Dia berkomentar
bahwa selain itu sangat sulit untuk menghasilkan daya yang cukup untuk secara
mekanis memindahkan sedikit magnet stator untuk mencapai rotasi terus menerus,
tingkat revolusi yang dihasilkan sangat rendah. Untuk alasan itu, ia telah
memilih untuk memindahkan magnet stator sedikit menggunakan motor DC kecil.
Rancangannya termasuk disini karena merupakan konsep yang relatif mudah
dipahami. Gagasan keseluruhan tidak berbeda dengan Stephen Kundel yang
membungkukkan magnet stator dengan solenoida, seperti yang ditunjukkan di awal
bab ini. Tujuannya di sini adalah menggunakan arus listrik kecil untuk menghasilkan
putaran yang kuat yang jauh lebih besar daripada yang mungkin terjadi dari arus
listrik itu sendiri, dan karenanya, menghasilkan apa yang berlaku, perkalian
kekuatan melalui penggunaan magnet permanen. Salinan hak paten yang sedikit
dirujuk ditunjukkan di Lampiran.

Operasi adalah
strategi yang sederhana. Delapan set magnet dipasang pada lengan rocker. Ini
memiliki dua posisi utama. Pada posisi pertama, magnet rocker menarik magnet
yang terpasang pada rotor. Ketika rotor bergerak karena daya tarik ini dan
mencapai titik di mana ada yang akan menjadi hambatan mundur pada rotor, posisi
lengan rocker diubah sehingga set pertama magnet rocker dipindahkan dari tempat
ke posisi. dimana mereka memiliki sedikit efek karena jaraknya yang meningkat
dari magnet rotor. Gerakan rocker ini juga menggerakkan magnet dari polaritas
berlawanan yang mendorong magnet rotor dalam perjalanan. Dalam desain ini, daya
tarik dan dorongan diterapkan pada berbagai rangkaian magnet. Jika daya
tariknya ada pada magnet 1, 3, 5, dst. Maka dorongnya ada pada magnet 2,4,6,
dan lain-lain. Namun, terlepas dari ini, tarik dan dorongan diaplikasikan ke
setiap magnet rotor saat dilewati. Tenaga yang dibutuhkan untuk mengoperasikan
motor listrik minimal karena daya motor disediakan oleh magnet. Alih-alih dua
motor kecil, dimungkinkan untuk mengoperasikan lengan rocker menggunakan
solenoida kecil dan jika motor digunakan untuk menyalakan generator listrik,
maka desainnya bisa dibuat bertenaga sendiri dengan menggunakan beberapa
keluaran listrik untuk memberikan kebutuhan. daya input Sketsa di atas hanya
menampilkan satu lapisan motor, tapi ada banyak lapisan yang Anda inginkan,
masing-masing menggerakkan poros output tunggal, dan meningkatkan kekuatannya
dengan setiap lapisan.
Motor Magnet
"Perendev" Mike Brady. Salah satu motor magnet permanen yang paling
banyak dikenal adalah motor "Perendev", yang menangkap imajinasi
kebanyakan orang. Dikatakan bahwa lusinan motor ini telah dibuat dan dijual
sebagai motor / generator dengan output tidak kurang dari 100 kilowatt. Sejauh
yang saya tahu, ini belum dikonfirmasi, juga tidak ada tes independen yang
dilakukan pada motor selain tes singkat oleh Sterling Allan. Namun, biarkan
saya stres lagi bahwa sangat sulit untuk mendapatkan operasi motor magnet permanen
saja dan lebih mudah untuk memulai dengan motor seperti Adams yang ditunjukkan
pada Bab 2, atau motor Charles Flynn yang ditunjukkan sebelumnya di bab ini.
Harap perhatikan juga, bahwa magnet yang digunakan dalam desain ini adalah
magnet non-standar dan akan sulit didapat dan mungkin sangat mahal karena
adanya perisai magnetik khusus.

Permohonan Paten
Mike WO 2006/045333 A1 tanggal 4 Mei 2006 dapat dilihat pada Lampiran. Pada
pertengahan tahun 2010, Mike memiliki banyak kesulitan dalam mendapatkan desainnya
menjadi produksi komersial sehingga penyokong keuangannya tidak senang dengan
situasi ini, dan jika Mike mengalami kesulitan dalam mereplikasinya (seperti
yang dilakukan Howard Johnson dengan motor magnetnya), maka pendatang baru ke
Bidang ini akan disarankan untuk tetap menggunakan motor magnet yang
menggunakan pergerakan magnet stator, seperti Don Kelly, Stephen Kundel dan
lainnya, atau motor magnet yang menggunakan perisai mekanik atau listrik
seperti motor Charles Flynn, motor Robert Tracy, atau motor jines.
Pelindung
magnetik dari Pasi Mäkilä Metode pemblokiran medan magnet dengan menggunakan
bahan sederhana, hadir dalam bentuk Pasi Mäkilä dari Finlandia. Video yang
menunjukkan hal ini ada di https://www.youtube.com/watch?v=14ayyu9PVSI dan dia
berkonsentrasi untuk memasang perisai di sekitar magnet silinder:

Namun, bila
digunakan sebagai perisai umum, rangkaian lapisan baja dan aluminium datar
dapat digunakan dan sementara Pasi menggunakan lembaran aluminium setebal 1,5
mm dan baja berlapis seng yang tebal 1 mm yang disarankannya menggunakan
lembaran yang lebih tipis. Dia menyarankan menggunakan empat lapis baja dengan
selembar aluminium di antara lembaran baja dan mungkin satu atau lebih lapisan
aluminium di bagian luarnya. Tujuan utama Pasi adalah untuk berbagi pengaturan
ini agar orang bisa membuat motor magnet permanen. Satu pengaturan yang mungkin
patut dicoba adalah dengan menggunakan perisai untuk menghalangi hambatan
mundur dari magnet rotor yang melewati magnet stator, mungkin seperti ini:

Dengan susunan
ini, kutub selatan magnet rotor tertarik pada kutub utara yang terbuka dari
magnet stator, yang menyebabkan rotor berputar. Begitu rotor Selatan melewati
kutub utara stator, blok pelindung stator menghalangi pull terbalik yang
biasanya memperlambat rotor.
Kami kemudian
memusnahkan kutub utara magnet stator dan kutub utara magnet rotor. Untuk
menghalangi itu, perisai pendek ditempatkan di samping ujung kutub utara magnet
rotor. Ini mungkin akan menjadi keuntungan untuk menjalankan kutub utara stator
yang melindungi bagian atas dan bagian bawah magnet rotor sehingga menyebabkan
pembekuan magnetik utama.
Desain motor
magnetik ini hanyalah sebuah saran dan belum dibangun dan diuji.
Saran Rotor
Kembar Ketika Anda mempertimbangkan untuk melindungi magnet dengan menggunakan
besi atau baja, Anda perlu ingat bahwa magnet kulkas menempel pada lemari es
karena lemari pendinginnya terbuat dari baja. Ini menunjukkan fakta bahwa ada
daya tarik antara magnet dan besi atau baja. Akibatnya, jika magnet dilindung
dengan baja sehingga bisa menghalangi seluruh medan magnet magnet, magnet kedua
akan tertarik pada bahan perisai logam itu. Di
http://www.youtube.com/watch?v=vUcWn1x3Tss ada, pada saat sekarang, sebuah
video oleh "magneticveil" di mana ia mengusulkan penggunaan fitur
perisai sederhana ini dalam pembangunan motor magnet.
Dia menyarankan
menggunakan dua rotor yang disatukan. Rotor memiliki magnet pada mereka, tapi
untuk keperluan penjelasan, hanya satu pasang magnet yang diperlihatkan di
sini:

Setiap magnet
tertarik pada bahan perisai logam di antara rotor. Hal ini menyebabkan rotor
berputar ke arah yang ditunjukkan oleh panah merah. Magnet ditarik ke titik
terdekat ke perisai yang bisa mereka capai seperti yang ditunjukkan di sini:

Pada titik ini Anda
akan mengharapkan rotor berhenti bergerak dan mengunci posisi diam. Namun, ide
yang menarik adalah menyesuaikan bentuk perisai seperti ini:

Pada ujung
perisai, lebarnya berkurang dan meruncing sehingga medan magnet dari magnet di
belakangnya persis sama dengan daya tarik magnet di sisi dekat perisai. Ini
memiliki efek memberi zona netral sepenuhnya di ujung perisai, tanpa daya tarik
atau tolakan di wilayah tersebut. Derajat meruncing bergantung pada kekuatan
magnet, ketebalan dan material perisai dan jarak antara magnet dan perisai, dan
perlu ditemukan dengan eksperimen.
Zona netral ini
berhenti di sana menjadi daya tarik utama antara magnet dan perisai, dan
momentum membawa rotor melewati belokan perisai. Ini menghasilkan situasi
seperti ini:

Di sini, magnet
telah bergerak melewati perisai dan saling menolak dengan kuat. Mereka berada
di luar as roda rotor, sehingga gaya mengusir menghasilkan efek balik pada
masing-masing rotor. Ini adalah situasi dengan hanya satu pasang magnet, tapi
masing-masing rotor akan memiliki banyak magnet di atasnya. Ini menghasilkan
efek balik tambahan. Pertimbangkan hanya satu pasang magnet lainnya, pada
posisi yang sama dengan diagram pertama kami:

Tarik
antara magnet "A" dan perisai, menambah rotasi yang disebabkan oleh
dorongan antara magnet unshielded. Susunan magnet dan perisai ini harus
memungkinkan putaran rotasi rotor dan motor secara konstan dapat dihentikan
dengan melepaskan perisai.
Perlu dicatat bahwa
pengaturan ini menggunakan magnet dalam mode tolakan. Artinya, kutub magnet
yang menghadap ke luar pada kedua rotor adalah sama. Ada laporan motor magnet
permanen dimana magnet berada dalam mode tolakan, dan sementara motor ini
berjalan dengan baik, ditemukan bahwa setelah sekitar tiga bulan, magnet
kehilangan magnetisasinya. Jika memungkinkan, magnet harus digunakan dalam mode
daya tariknya. Ini tidak mungkin terjadi pada pengaturan rotor kembar di atas,
jadi jika sedang dibangun, mungkin ide bagus untuk mengatur konstruksi fisik
sedemikian rupa sehingga magnet rotor dapat dengan mudah dilepas. Hal ini
memungkinkan remagnetisasi magnet, atau penggantiannya jika jenisnya sangat
murah digunakan.
2.2
Metode Pembuatan Motor Magnet Permanen Sederhana.
Sangat
sulit untuk menggunakan kekuatan magnet permanen untuk membuat motor yang
digerakkan sendiri. Desain Dietmar Hohl yang ditunjukkan di atas adalah salah
satu dari sedikit yang dapat segera dibuat dan diuji di rumah. Masalahnya
adalah bahwa hampir semua magnet memiliki medan magnet simetris, sedangkan yang
dibutuhkan untuk motor bertenaga magnet adalah medan magnet asimetris.
Akibatnya, magnet harus dikombinasikan dengan cara yang mendistorsi bentuk
medan normal mereka. Anda akan melihat bahwa di motor Hohl, magnet penggerak
miring dan itu adalah fitur penting untuk menggunakan magnet di motor.
Sekolah
saat ini mengajarkan bahwa medan magnet yang mengelilingi magnet batang seperti
ini:

Hal
ini disimpulkan dengan menyebarkan senapan besi pada selembar kertas yang
diletakkan di dekat magnet. Sayangnya, itu bukan deduksi yang benar karena
pengarsipan besi mendistorsi medan magnet dengan kehadiran mereka,
masing-masing menjadi magnet miniatur di dalamnya sendiri dan mengubah sifat
magnetik ruang di sekitar magnet di bidang pengarsipan besi. Pengukuran yang
lebih hati-hati menunjukkan bahwa bidang yang sebenarnya dihasilkan oleh magnet
batang seperti ini:

Ada
banyak garis gaya,
meski diagram ini hanya menampilkan dua di antaranya. Pada kenyataannya, garis
gaya di sudut kipas keluar dalam tiga dimensi, dengan garis melengkung yang
melingkar di atas bagian atas magnet, garis melingkar di bawah permukaan bawah
magnet. Garis gaya
ini kira-kira berbentuk bola dengan sudut magnet di tengah bola. Sebenarnya, ada
banyak lapisan dari gaya magnet ini, jadi seperti memiliki keseluruhan
rangkaian bola yang secara bertahap lebih besar dan lebih besar yang berpusat
di sudut magnet. Sangat sulit untuk menarik garis itu dan menunjukkannya dengan
jelas. Buku Howerd Johnston "The Secret World of Magnets" akan
memberi Anda ide bagus tentang garis
gaya sebenarnya di sekitar magnet batang. Susunan garis-garis gaya magnetis ini umumnya
tidak diketahui dan jika kita
menggunakan garis magnetik dari gambar gaya
'Anda hanya akan menemukan fiksi yang diajarkan di sekolah. Namun, yang penting
adalah bahwa ada medan magnet yang berputar di setiap sudut magnet batang yang
khas. Selanjutnya, jika deretan magnet ditempatkan pada sebuah sudut, maka akan
ada medan bersih yang dihasilkan dalam satu arah.
Misalnya,
jika magnet diputar empat puluh lima derajat searah jarum jam, maka hasilnya
akan seperti ini:

Dengan
model seperti ini, sudut lawanan
dari magnet(gaya ke kiri)
seperti yang ditunjukkan di sini, lebih rendah ke bawah oleh karena itu harus ada gaya magnet yang mendorong
ke kanan tepat di atas set magnet. Namun, situasinya tidak sesederhana dan
lugas seperti yang bisa kita
bayangkan. Garis tambahan gaya magnet yang belum ditunjukkan pada diagram di
atas, bertindak lebih jauh dari magnet dan mereka berinteraksi, menciptakan
medan magnet komposit yang kompleks. Hal ini sering ditemukan bahwa setelah
empat atau lima magnet yang jaraknya pendek harus ditinggalkan sebelum garis
magnet dilanjutkan.

Dua
anak laki-laki; Anthony dan Andreas, telah menggunakan pengaturan magnet ini
untuk membuat jalur magnetik dan mereka bersenang-senang, mengirimkan magnet
yang meluncur di antara dua baris magnet siku ini. Awalnya, mereka menggunakan
magnet keramik yang lebih murah dan mendapat gerakan yang sangat memuaskan saat
menggunakan magnet neodymium sebagai komponen bergerak:

Anda
akan melihat bahwa mereka telah berhasil menyatukan 18 magnet keramik di setiap
sisi jalur mereka dan hasil yang mereka dapatkan sangat bagus. Mereka memiliki
tiga video di web saat ini:

Mereka
belum mengungkapkan semua rincian dari apa yang mereka gunakan (secara tidak
sengaja dan bukan dengan niat). Magnet stator keramik adalah 48 mm x 20 mm x 10
mm dengan kutub pada masing-masing wajah utama. Mereka menempatkan setiap
magnet dengan kutub utara yang menghadap ke arah jalur dan mereka memiringkan
magnet pada suhu 45 derajat. Ada celah 15 mm antara magnet stator dan magnet
bergerak di kedua sisi lintasan. Strip kayu mengarahkan magnet yang bergerak.
Magnet
Neodymium memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan magnet keramik (dan
itu bukan hanya kekuatan medan magnet). Bukan hal yang aneh jika peneliti
menemukan bahwa perangkat akan bekerja dengan baik dengan satu jenis magnet
tapi tidak dengan tipe lainnya. Di sini para pengembang juga telah mencoba
menggunakan dua set dari lima magnet neodymium siku di setiap sisi jalurnya dan
hasilnya adalah dorongan yang lebih kuat pada magnet penggeraknya.

Magnet
dipasang di tempat dalam gambar ini, dengan dowels kayu didorong ke papan
dasar. Mereka menggunakan ini untuk menghindari bahan pengikat magnet yang bisa
mengubah medan magnet.
Langkah
berikutnya adalah agar mereka menyalakan motor dengan menggunakan teknik trek
magnetik mereka. Namun, ini telah dicoba berkali-kali dan kesimpulannya adalah
SANGAT sulit untuk mengubah jalur magnet lurus menjadi satu yang membentuk
lingkaran yang lengkap. Oleh karena itu, saya menyarankan pengaturan berikut
ini:

Di
sini, rotor disk sederhana memiliki empat magnet (dari jenis yang digunakan
untuk bergerak ke bawah jalur magnetik) yang terpasang di bagian bawah cakram
dan diposisikan sehingga mereka bergerak melalui empat set pendek empat, atau
di bagian luar, lima magnet stator siku saat disk berputar. Tidak masalah jika
poros rotornya horizontal atau vertikal. Jika cakram berputar dengan baik, maka
set dua kumparan pick-up udara bisa diposisikan di antara masing-masing susunan
magnet stator sehingga listrik dihasilkan saat magnet rotor melewati overhead.
Jika konstruktor memutuskan untuk memasang dua cakram rotor ke poros rotor
satu, maka kedua rotor tersebut harus diposisikan sehingga poros rotor didorong
setiap 45 derajat putaran daripada setiap 90 derajat seperti yang ditunjukkan
di sini. Gaya motor ini pasti berada dalam lingkup rata-rata orang untuk
dibangun jika mereka cenderung melakukannya.
Saya
telah diminta untuk mengatakan bagaimana saya secara pribadi akan membangun
prototipe dari sifat ini. Karena saya memiliki kemampuan pembinaan yang sangat
terbatas, saya akan melakukannya seperti ini:
Untuk
bantalan itu, saya akan memilih kipas pendingin komputer, karena ini memiliki
bantalan yang sangat bagus dan jika seseorang tidak memasukkan komputer tua dan
usang, maka mereka dapat dibeli dengan sangat, sangat murah. Diameter kipas
tidak penting. Penggemar ini umumnya terlihat seperti ini:

Karena
bagian kipas yang berputar berputar biasanya tidak berada di atas bingkai diam,
cakram jarak kayu atau plastik diperlukan untuk memberikan izin. Disk
dilekatkan ke bagian tengah kipas dengan menggunakan mungkin, Impact Evostick,
epoxy resin atau lem super. Kemudian akan terlihat seperti ini:

Sebidang
kayu kemudian bisa disekrupkan ke spacer, seperti ini:

Dan
karena saya tidak mampu menciptakan peralatan mekanis berkualitas baik, saya
kemudian akan memegang pensil dengan sangat stabil melawan sebuah dukungan dan
memberi kayu itu sebuah putaran, sehingga pensil itu menarik lingkaran sempurna
yang persis berpusat pada bantalan kipas angin. Kemudian, dengan menandai kayu
dan spacer sehingga tidak ada keraguan mengenai arah kayu diikat ke spacer,
saya akan melepaskan kayu dan memotong garis pensil dengan sangat hati-hati,
menghaluskan tepi cakram dengan lembut dengan baik. ampelas. Mengosongkan
cakram ke tempatnya, sebuah putaran harus memastikan bahwa tepi cakram tetap menyala
pada tempatnya tanpa goyah pada tepi. Sebenarnya jika disc tidak sempurna, itu
bukan masalah utama karena magnet rotor yang perlu diposisikan secara akurat,
dan untuk itu, garis pensil lain bisa diproduksi dengan memutar cakram saat
posisi yang diinginkan sudah ditentukan.
Magnet
permanen sangat bervariasi dalam ukuran dan kekuatannya, jadi saat magnet
dibeli, ini adalah masalah untuk menguji mereka menggunakan lintasan tipe yang
digunakan oleh Anthony dan Andreas. Magnet stator miring pada sekitar 45 derajat
ke trek dan dengan hanya empat di setiap sisi, ini adalah kasus menemukan jarak
antara dua set magnet siku yang mendorong magnet stator terjauh sepanjang
lintasan.
BAB 4
SIMPULAN DAN REKOMENDASI
4.1 Kesimpulan.
Cara
kerja generator magnet menghasilkkan listrik sama dengan turbin listrik. Sebuah
rotor besi dililit kawat tembaga,kemudian diputar dalam medan magnet guna
menghasilkan aliran elektron ajeg dan terus menerus. Bedanya adalah semula
turbin listrik diputar menggunakan bahan bakar fosil/gas/uap dll. Untuk
menggerakan rotor dalam hal ini medan magnet menggerakan rotor. Seperti yang
diketahui magnet memiliki kutub utara dan kutub selatan, magnet dengan kutub
yang sama akan saling tolak-menolak, dan kutub berlawanan akan saling
tarik-menarik. Dalam PLTMn, dorongan dan tarikan kutub magnet akan membuat
rotor tetap bergerak hingga menghasilkan listrik bebas yang dapat disimpan
dalam baterai. Gesekan udara dan friksi akan menurunkan putaran rotor, tetapi
sekali laju rotasi turun di bawah titik tertentu, motor listrik akan masuk ke
sistem sehingga laju rotor pulih kembali, karena ada bantuan energi yang
tersimpan dalam baterai.
ShenHe Wang, telah merancang dan membangun sebuah
generator listrik berkapasitas 5 kilowatt. Generator ini bertenaga magnet
permanen dan tidak menggunakan bahan bakar untuk mengoperasikannya. Melainkan
mengoperasikan menggunakan partikel magnetik tersuspensi dalam cairan.Generator
ini bertenaga magnet permanen
sehingga tidak menggunakan bahan bakar untuk mengoperasikannya. Generator ini menggunakan partikel
magnetik yang tersuspensi dalam cairan. Seharusnya dipamerkan di Shanghai World
Expo mulai tanggal
1 Mei 2010 sampai 31 Oktober 2010 namun pemerintah China melangkah masuk dan
tidak mengizinkannya. Sebagai gantinya, mereka mengizinkannya menunjukkan versi
ukuran jam tangan yang menunjukkan bahwa desain itu dapat beroperasional tapi tidak berguna
dalam pembangkit listrik.
John
W. Ecklin diberi Paten AS Nomor 3.879.622 pada tanggal 29 Maret 1974. Paten ini
untuk generator motor magnet / listrik yang menghasilkan keluaran lebih besar
dari pada masukan yang diperlukan untuk menjalankannya. Ada dua gaya operasi. Gagasan cerdas yang digunakan disini adalah
mengggunaan motor berdaya rendah untuk untuk menggerakan perisai magnetik
dengan cara menutupi gaya tarik menarik antara dua magnet. Hal ini menyebabkan medan magnet yang berubah ubah
(gaya tarik menarik dan tolak menolak) digunakan untuk menggerakan generator.
Howard
menggunakan magnet Kobalt / Samarium yang sangat kuat dan sangat mahal untuk
meningkatkan output daya dan menunjukkan prinsip motor untuk majalah Ilmu
Pengetahuan dan Mekanika spring 1980. Intinya dia menggunakan fluks magnetis
yang tidak seimbang pada motornya, sehingga menghasilkan momen gaya(torsi) yang
kontinu. Rotor magnet terdiri dari magnet dan non-magnetik. Stator magnet
ditempatkan di sebelah dalam silinder mu-metal. Mu-metal sangat konduktif
terhadap fluks magnetik.
Desain
motor Stephen Kundel menggunakan
gerak osilasi sederhana untuk posisi magnet "stator" sehingga magnet memberikan gaya rotasi
terus menerus pada poros output.
Dalam pembuatan generator magnet permanen sederhana
megnet permanen yang tetap diatur dengan kemiringan 45
derajat terhadap magnet penggerak atau stator.
4.2 Rekomendasi.
DAFTAR PUSTAKA
Giancoli, Douglas C.2014. FISIKA
Prinsip dan Aplikasi, (edisi ke-7 jilid 1). Jakarta: Penerbit Erlangga.
Kelly, Patrick J. 2017. Practical
Guide to ‘Free-Enery’ Devices.
dll
Komentar
Posting Komentar